Masyarakat Bengkulu Temui Meriam katak

Masyarakat Bengkulu Temui Meriam katak

Dihebohkan masyarakat bengkulu temuin meriam katak  atau juga dikenali sebagai howitzer adalah sejenis artileri yang memiliki ciri-ciri seperti laras pendek dan secara relatifnya menggunakan cas letupan yang kecil bagi mendorong projektil pada lintasan yang tinggi.

Motir aktif dikala itu di gali oleh para masyarakat dekat pada kamis 20 atau 2 atau 2025 petang. temuan meriam katak itu setelah itu di laporkan sumitro ke ke kepala dusun karang berhasil serta berikutnya memberi tahu penemuan nya itu ke aparat bhabinkamtibmas serta berikutnya dikabarkan ke polres rejang lebong.

Meriam katak setelah itu dimusnahkan oleh regu penjinak bom brimob polda bengkulu. meriam katak aktif yang di duga sisa bimbingan perang Tentara Nasional Indonesia(TNI) pada tahun 1970- an di area dusun bkk365 karang berhasil, kabupaten rejang lebong.

Insiden ini kasi humas polres rejang lebong AKP cahaya simanjuntak dalam penjelasan tertulisnya direjang lebong. jumat berkata meriam katak itu ditemui masyarakat dusun karang berhasil, kecamatan selupu rejang dikala menggali pondasi buat membuat pagar.

dekat jam 15. 30 wib telah di jalani disposal ataupun pembinasaan penemuan meriam katak dari warga dusun karang berhasil oleh regu jibom detasmen awan brimob polda bengkulu. posisi temuan meriam katak ini tadinya merupakan pusat bimbingan tempur Tentara Nasional Indonesia(TNI).

Ia Menarangkan, pembinasaan meriam katak yang memilliki energi meletup besar itu dicoba metode diledakkan bertempar di alun- alun grastrack BLKM cawang terkini kecamatan selupu rejang. Meriam katak yang di musnakan ini, tutur ia, lebih dahulu dicoba kir oleh regu awan brimob polda bengkulu serta di tahu merupakan meriam katak tipe UXO ataupun bom tentara.

Cara peledakan meriam katak itu sendiri dicoba aparat brimob dengan metode menimbun nya di dalam tanah sedalam satu meter setelah itu sehabis meriam katak nya dimasukan kemudian ditimbun balik, serta berikutnya di ledakkan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *